Di sana, aku bersama Tim Safari Literasi (Mas Gong, Kang Daniel, Bang Rudi) mengunjungi perpustakaan daerahnya. Ternyata, perpustakaanya sangat berbeda jauh dengan perpustakaan-perpustakaan di daerah Jawa mulai dari bahan buku bacaan yang sedikit, fasilitas yang belum memadai, hingga pelayanannya yang belum maksimal.

Tim Safari Literasi kemudian menyumbangkan beberapa buku bacaan untuk perpustakaan daerah di sana dari program Hibah Buku Nusantara DBI. Kami berempat juga membagikan buku-buku anak kepada anak-anak di sekitar sana dan mereka pun sangat antusias membaca buku-buku tersebut. Sebenarnya, bukan minat baca masyarakat Indonesia yang rendah melainkan akses bahan bacaan bukunya yang sulit di Indonesia karena terdapat banyak pulau yang membuat akses penyebaran bukunya tidak merata.


Ada satu kutiapan yang menarik dari Joseph Brodsky: membakar buku adalah sebuah kejahatan. Namun, ada yang lebih jahat dari itu, yakni tidak membaca buku. Kutipan ini merefleksikan aku untuk mengajak masyarakat yang mempunyai banyak buku atau kelebihan buku dan tidak sempat membacanya, lebih baik buku-bukunya disumbangkan ke daerah-daerah pelosok atau perbatasanan.



