Adalah Yakobus Gowing Sogen, Maestro Ata Maran atau pendoa adat bagi kampung yang menjadi subjek penelitian ini. Kerja yang luar biasa dari Tim Kerja Dokumentasi karya Maestro ini didukung oleh Danaindonesiana.

Karya tersebut dipresentasikan pada 31 Juli 2023 di Gedung Paroki St Ignasius Waibalun dalam bentuk Bincang Karya Maestro yang dimoderatori Karolus Larantukan, pembicaranya Bernadus Tukan dan Silvester Petara Hurit.

Bernadus Tukan mengajak kita membayangkan, andai karya atau doa tradisi ini diterjemahkan ke dalam bahasa yang lebih bebas atau puitis, pasti terasa indah.

Sementara Silvester Petara Hurit menyadari betul bahwa keindahan doa adat ini tidak serta merta diterjemahkan dengan baik karena keterbatasan bahasa Indonesia yang miskin makna sementara doa tradisi ini amat kaya makna. Namun demikian, karya ini bisa menjadi jembatan bagi peneliti sejenis di masa depan.

Acara Bincang Karya Maestro ini adalah bentuk apresiasi untuk Yakobus Gowing Sogen yang berusia 99 tahun dan setia pada tradisi leluhur adat kampung Desa Bantala , Flores Timur. (*)



