Rombongan PGRI Kabupaten Flores Timur dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, disambut antusias oleh pemerintah daerah dalam hal ini Camat Solor Barat.
Puncak Kegiatan HUT PGRI Kabupaten Flores Timur di Pantai Riangsunge

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Rombongan PGRI Kabupaten Flores Timur dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Flores Timur, Maksimus Masan Kian, disambut antusias oleh pemerintah daerah dalam hal ini Camat Solor Barat.

Jenis fiksi ini memang sedang trend. Pertama, fiksi mini tetap mengacu ke kaidah penulisan fiksi.

Ini kota ke-8 dari rangkaian Safari Literasi Pantura Duta Baca Indonesia setelah Kuningan, Tegal, Kendal, Tuban, Lamongan, dan Gresik.

Tapi komitmen saja tidak cukup. Jika urusannya kampanye membaca dan menulis, memang harus dengan kegiatan yang kontinu dan konsisten.

Rumah Pelangi yang memiliki visi Perpustakaan dan Taman Baca yang berjuang untuk tetap hidup dan memberi manfaat bagi anak bangsa, sangat dibutukan kehadirannya di Kecamatan Manyar ini.

Kadis Pendidikan NTT yang terkenal hobi blusukan, menanyakan kepada kami beberapa hal terkait sekolah dan aktivitas ekstrakulikuler yang ada di sekolah.

saya memberikan tips tentang menulis puisi. Juga menulis cerita anak. Mereka kritis. Mereka juga bertanya tentang tips bisa sukses dan tips agar senang membaca.

Kuota PMM 4 ini cukup banyak yaitu 15.505 mahasiswa seluruh Indonesia dan dibuka untuk mahasiswa semester 4, 6, dan 8.

Hari Minggu ini aku menyiapkan camilan agak banyak karena biasanya anak-anak akan meminta soal matematika, menggambar, mengarang, dan menceritakan ulang buku yang dibaca

Gol A Gong mengaku, beberapa kali keliling Jawa Timur, baru kali ini bisa mampir di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Kali ini ditemani Aditya Akbar Hakim dari Iqro Semesta

Luar biasa, IPK Syauqi semester 1 menembus 4.0. Semester 2 turun ke 3.97. Saat wisuda di angka 3.92. Prestasi akademisnya hebat, itu sebab mendapatkan beasiswa bidik misi.

Saya menekankan pada 3 pilar utama pustakawan, yaitu gedung perpustakaan yang harus instagramable, program yang relate dengan gen Z dan dunia digital, juga siap berjejaring dengan komunitas.

Anak-anak ini harus merasa bermain, jadi mereka menikmati proses belajar di Rumah Dunia. Saat mereka menulis dengan tema bebas, mereka boleh melulu menulis keseharian.

Kami tiba di Omah Gemar Maos pas makan siang bersama Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si dari Komisi X DPR RI. Tentu ini bukan makan siang biasa.

Saya cukup terkesan dengan patung kuda itu. Di kampung saya, Kota Serang, tidak ada patung ikonik yang bisa dibanggakan dan jadi identitas kota.

Sekarang ada kegiatan terbaru dan jarang diketahui masyarakat luas, yaitu FTBM FLOTIM juga menyediakan jasa peminjaman buku untuk kebutuhan penulisan.

Saya menyarankan agar para guru menulis destinasi wisata terpopuler untuk dikunjungi.