Bagi saya, bagi-bagi sembako buku kepada masyarakat sejak dulu kala. Isinya kali ini 10 buku plus minyak goreng, mie instan, susu kaleng, kopi, gula, teh, dan kecap. Lumayan.

Selepas salat Dzuhur, kami langsung meluncur dengan si Biru menuju pintu tol Serang Timur. Kami memutuskan ke Rangkasbitung sambil mencoba jalan tol baru. Ongkosnya Rp 47.000 sampai di pintu tol Rangkasbitung. Ada pintu tol Cikeusal dan Tunjungteja. Wah, beruntung sekali mereka sekrang, jika hendak ke Jakarta, tidak perlu memutar ke Serang.

