Belajar Lagi Menulis Kata Baku dan Tidak Baku

Jika ada yang baku dan tidak baku, silakan dipilih. Kalau menggunakan kata tidak baku seperti:

himbau
hapal (urang Sundah yeuh)
sekedar
nafas
napsu (ini mah orang Sunda juga)
liwat (beda sama nasi liwet)
antri
resiko
atlit
sholat
sorga

Masih banyak yang menggunakan kata tidak baku, mungkin factor kebiasaan atau persoalan “bunyi”. Tidak apa-apa, masih lebih bagus daripada korupsi, hahahahaha…

Tapi jika “ubah” dan “rubah” tentu harus disesuaikan dengan kalimatnya. Sering orang mengatakan, “Aku siap merubahnya!” Berarti “proses menjadi binatang rubah”. Mestinya, “Aku siap mengubahnya!”

Kata dasar “ubah” dan nama binatang “rubah” tidak ada kata yang tidak bakunya. Jadi itu berbeda. Salah menggunakan, karena faktor kebiasaan – bahasa lisan, tapi sering dibawa pada bahasa tulisan. Di edia sosial, terutama

Kalau kamu jadi boss terus kecewa sama karyawannya karena salesnya jeblok, kemudian teriak, “Strategi marketingnya jelek! Rubah semuanya!” Berarti si boss sedang mengutuk karyawannya jadi binatang rubah, hihihihih…

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==