Berawal dari Iseng, Ade Ubaidil Sabet Juara II Lomba Baca Puisi Vincent & Desta

Ini adalah yang menang dari lomba #MewarnaiNihyee dan #BacaPuisiNihYee!

Lomba Mewarnai:
Juara 1 – @lehakkoq
Juara 2 – @isy.fi
Juara 3 – @ririzanurul
Juara Favorit – @feeebslul

Lomba Baca Puisi:
Juara 1 – @ukm_kreasistik
Juara 2 – @adeubaidil
Juara 3 – @orro.band
Juara Favorit – @swarasukma.id

Selamat kepada para pemenang. Untuk yang belum berkesempatan menang, jangan berkecil hati ya.

Vindes secara khusus berterima kasih sangat dalam dan banyak atas antusias dan partisipasi yang tak disangka-sangka sungguh besar dari Vivin & Dedes sekalian. Mari terus berkarya bersama! (Keputusan juri nilai tak dapat diganggu juga digugat). Tulis akun Ig Vindes, Rabu (17/8/2022).

Ade Ubaidil, pria kelahiran Cilegon, 2 April 1993 ini mengaku sejak lama memang penonton setia Vindes di acara televisi. “Lalu saya subscribe juga youtube Vindes dan semua media sosialnya. Kebetulan kemarin mereka ngadain lomba 17-an di akun instagram. Lombanya menggambar dan membaca puisi. Saya iseng ikut yang baca puisi, itu upaya saya paling nggak biar keliatan sama Vincent dan Desta, saya sengefans itu sama mereka. Paling nggak masuk radar mereka. Eh, nggak taunya pas tanggal 17 Agustus diumumin dan menang juara 2, ada hadiahnya pula. Makin senenglah, lumayan buat tambah-tambah bayar cicilan rumah,” kata Ade saat dihubungi wartawan, Kamis (18/8/2022).

Penulis novel ‘Yuni’ ini mengaku persiapan untuk ikut lomba cukup singkat. “Persiapannya cuma sejam, coret-coret, ketik-ketik di laptop, nyalain kamera hape, rekam sambil baca aja. Beres,” jelasnya.

Pria berkacamata yang sudah menerbitkan 10 buku ini mengaku soal pembacaan puisi dirinya belum punya pengalaman banyak. “Saya kan ga ada pengalaman baca puisi, ya karena bukan penyair. Itu iseng aja, niatnya cuma biar masuk youtube Vindes,” jelasnya.

Ade mengaku beberapa temen-temannya sering mengejek tentang karya puisi dan cara membaca puisi Ade yang dinilai kurang bagus. “Tapi buktinya sekarang saya juara II kan? Apapun kata kalian, yakini itu. Yang dapat duit kan gue,” kata Ade menang.

Berikut ini karya puisi Ade Ubaidil.

BACA PUISI GINI-GINIAN
Karya @adeubaidil

Ada kata ibu dalam sibuk. Kau seharusnya setuju kalau ibu adalah manusia paling sibuk; ketika kita sakit, kita malas belajar, kita susah makan, kita akan mulai masuk sekolah, bahkan ketika kita akan menikah.

Tetapi ada kata ayah dalam payah. Ia yang membanting tulang, bekerja keras seharian demi memenuhi kebutuhan keluarga tersayang. Maka tidak ada lagi tujuan sebagai anak selain menghormati dan menyayangi kedua orang tua kita.

Itu kenapa ada kata anak dalam tanak. Ibarat beras yang harus masak. Ibu dan ayah mengajari kita arti hidup. Beras yang keras, menjadi lunak dan enak setelah direbus dan ditanak. Tak ada sesuatu bisa diperoleh dengan mudah. Semua butuh perjuangan dan pengorbanan. Layaknya pahlawan melawan penjajah, untuk meraih kemerdekaan.

Hidup memang seperti dua mata uang, selalu ada dua sisi yang saling menopang; ada suka ada duka, ada senang ada sedih, ada tawa ada tangis, ada hitam ada putih, ada vivin ada dedes, ada vincent ada desta.

Satu tujuan kita baca puisi gini-ginian, cuma biar menangin hadiah lomba 17-an dari Vindes.

Vindes17an #BacaPuisiNihYee @vindes.ig

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==