Berita Literasi: Komunitas Literasi Ngeupeul Kahayang Buka Lapak Buku di Alun-alun Kota Pandeglang

Isam menambahkan, “Literasi harus ditanamkan sejak anak-anak, dari orang terdekat kita dulu agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal negatif. Ini supaya masyarakat melek literasi, sehingga berita hoax bisa kita tangkal.”

Kemudian Sejo Qulhu sebagai Kepala Suku Komunitas Ngeupeul Kahayang menyampaikan, “Saat saya dulu menjadi relawan di Rumah Dunia dan ditugaskan menjadi penanggung jawab perpustakaan keliling, tugas setiap hari Minggu lapakan buku di Alun-Alun Kota Serang. Begitu buku digelar, masyarakat di kota Serang langsung membaca koleksi buku yang telah kami sediakan.”

Sejo merasa prihatin, “Berbeda dengan di Alun-Alun Pandeglang. Ketika car free day, mereka hanya ingin bergembira saja. Padahal, akal anu sehat aya dinu awak anu kuat. Saya berpesan, ulah ngeun senam doang, maca buku oge kudu dikencengan karena eta perintah Al-Qur’an iqra bil qolam.”

Sementara Cholwan Fu’ad sebagai Wakil Kepala Suku juga sangat menyayangkan dengan kondisi ini. “Generasi muda Pandeglang minat bacanya kurang. Susah mengajak mereka untuk llangsung membaca buku. Mereka cuma melirik doang!”

Fu’ad memiliki ide. “Agar masyarakat mau mampir di lapak kami, caranya adalah dengan mengajak ngopi kepada mereka. Dengan ngajak ngopi, saya yakin lambat laun lapak buku akan diserbu! Tapi berat diongkos!” Fu’ad tertawa. (Man)

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==