Setelah bertanya kepada resepsionis, ternyata lokasi laundry mesin itu di depan Pasar Seni. Dari hotel di Jalan Petaling – China Town hany berjarak 500 meter. Kami berjalan kaki saja. Ketika sampai sudah ada sepasang suami-istri dari Eropa sedang mencuci.

Tias menukar uang ringgit ke koin. MYR 1 untuk 2 koin. Mencuci ongkosnya MYR 6, berarti 12 koin. Durasi mencuci 30 menit. Sedang mengeringkan lebih mahal MYR 7, berarti 14 koin. Durasi mengeringkan 40 menit. Sabun detergennya MYR 1,5. Total MYR 14,5. Kalikan dengan rupiah 14,5 X 3500 = setara dengan Rp. 50 ribu.

“Dalam waktu satu setengah jam, pakaian kering,” kata Tias. “Nanti kalau traveling lagi, nggak usah bawa pakaian banyak. Laundry otomat saja. Lebih simple. Punggung nggak sakit bawa ransel.”


Baiklah, istriku. Abang menyesuaikan saja. Juli kita ke Vietnam, berat ranselnya cukup 5 kilo saja, ya.


