Kita tahu sekarang orang ramai menyerbu platform digital, tetapi Dandelion melawan arus. Terbukti masih banyak yang merindukan mendekap buku bukan digital, tetapi buku cetak di mana kita bisa merasakan harum kertas dan proses kreatif penulisnya yang kadang berdarah-darah.

Mari kita dukung Dandelion Publisher sebagai orang-orang yang tetap mempertahankan tradisi membaca buku konvensional. Kita sebagai penulis mendukungnya dengan menulis cerita-cerita yang baik dan penuh makna, sementara pembaca mendukungnya dengan membeli buku.
Ingat kata Jhumpa Lahiri, penulis cantik keturunan India, “Begitulah rupa buku. Mereka membuat kamu bepergian tanpa menggerakkan kakimu.”

Selamat kepada semua yang cerpennya tergabung di buku ini bersama saya. Selamat kepada kita semua yang tanpa putus asa terus menulis, menulis, menerbitkannya dan menjualnya kepada khalayak. Selamat juga kepada Dandelion Publisher yang trus menjaga nyala lilin buku agar terus ditulis, diterbitkan, dan dipasarkan.
Tetap semangat menulis dan membaca.
Gol A Gong

