Menampilkan: 1 - 17 dari 76 HASIL

Tentang Ijazah Jokowi, Megawati, dan PDI-P

Nah, setelah pesta demokrasi usai, ternyata ada yang merasa belum selesai: ijazah Jokowi! Ketika semua orang ribut soal ijazah Jokowi palsu bahkan Roy Suryo begitu gigih membuktikannya, kenapa tidak juga ke Megawati dan PDI-P yang mengusungnya sejak awal? Tidak mungkin kan Megawati, Hasto, Adrian, dan PDI-P tidak mengetahui ini? Kenapa hanya Jokowi pribadi yang disalahkan? Konspirasi?

Siapa Suruh Jadi Sastrawan

Saya menyaksikan langsung dari Sabang sampai Merauke, bagaimana sesama penulis (saya tidak menyebut sastrawan) saling nyinyir, saling menjatuhkan, saling hina, kadang perilakunya seperti preman. Ternyata buku yang dibaca tidak menjadikannya jadi contoh yang baik di keseharian. Pada akhirya, calon pembaca (terutama Gen Z dan Gen Alpha) tidak sempat kita raih. Selebihnya, kita harus bercermin, jangan selalu mengeluh.

Aku Menjiplak Karya Orang

Ketika mulai memutuskan jadi penulis dan wartawan di Kelompok Kompas Gramedia, secara naluriah aku jadi tahu ketika menulis sebuah karya pernah ditulis orang atau tidak. Aku melakukan pemetaan. Soalnya jika aku menjiplak karya orang, akan sangat sulit bagiku membantah karena orang-orang dengan mudah menuduhku sebagai pembaca. Sangat sulit untyuk berkelit dengan mengatakan “aku belum pernah membacanya”. Aku lebih suka karyaku dicaci-maki sebagai karya sampah (selalu ada kompos di setiap sampah) ketimbang dituduh menjiplak.

Sejarah Hari Buku Sedunia

Saya menggeluti dunia literasi di Indonesia sejak 1990. Saya membuat komunitas Cipta Muda Banten di Serang, menerbitkan koran Banten Pos (1993), Tabloid Meridian (2000), dan Tabloid Kaibon (2008), membangun komunitas Rumah Dunia (1998 hingga sekarang), jadi Ketua Umum PP Forum Taman Bacaan Masyarakat Indonesia (2010-2015), hingga sekarang jadi Duta Baca Indonesia (2021-2025). Secara konsisten bersama relawan Rumah Dunia merayakan Hari Buku Sedunia dengan meluncurkan puluhan buku.

Inner Child

Ini persoalan inner child, barangkali. Inner child adalah bagian dari kepribadian seseorang yang terbentuk sejak masa kanak-kanak. Inner child dapat memengaruhi cara berpikir, perasaan, dan perilaku seseorang saat dewasa. Apakah rata-rata mereka – para pejabat – ketika melewati masa kecilnya tidak bahagia? Tersakiti?

Temanmu Homo?

Beberapa stereotip sosial sering mengasosiasikan gaya bicara tertentu, cara berpakaian, atau gerak tubuh dengan homoseksual, tapi itu tidak adil dan tidak akurat. Banyak pria gay yang sangat maskulin, dan banyak pria hetero yang metroseksual atau ekspresif.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==