Puasa memberi inspirasi kepada MN Fazri menulis puisi. Peristiwa keagamaan setahun sekali menjadi relasi hati. Ramadan adalah praktik pengamalan kebaikan, puisi adalah praktik pengamalan perasaan.
Puisi Minggu: 5 Puisi MN Fazri Tentang Ramadhan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Melukis hati dengan kata

Puasa memberi inspirasi kepada MN Fazri menulis puisi. Peristiwa keagamaan setahun sekali menjadi relasi hati. Ramadan adalah praktik pengamalan kebaikan, puisi adalah praktik pengamalan perasaan.

Saya kemudian belajar menemukan salah satu cara untuk menjawabi panggilan hidup saya. Cara itu adalah berpuisi. Saya belajar mengejawantahkan panggilan hidup itu dengan jalan: berpuisi. Alasan memilih puisi sebagai cara jawaban panggilan hidup adalah inspirasi Kitab Suci.

Rumah Multatuli dibiarkan rusak dan tak terawat. Plang bertuliskan “Cagar Budaya Rumah Multatuli” yang sudah rusak dan berkarat pun dibiarkan tersandar begitu saja di salah satu sisi dinding depannya. Aroma kotoran kambing dan kerbau, juga bau pesing menguar di sekitarnya.

Bulan Maret! Puisi Minggu sudah edisi 9/I/3 Maret 2024. Sekarang giliran Putra Hanuddin, penyair dari Kendari. Nikmati 7 puisinya tentang cinta dan permpuan. Awas, kopinya jangan lupa.

Puisi Minggu memasuki bulan kedua, Februari. Sudah edisi ke-8. Kali ini Muhammad Asqalani eNeSTe. Kelahiran Paringgonan, 25 Mei 1988. Menulis puisi. Selamat menikmat. Jangan lupa, seduh kopi terbaikmu.

Silakan dibaca. Banyak yang bertanya soal cara pengirimna Puisi Minggu. Info lengkap ada di sini.

Puisi Minggu sudah edisi ke 7/I/18 Februari 2025. Waktu menggelinding cepat bersama puisi. Kali ini nikmati 5 puisi Zaeni Boli tentang Perjalanan. Kopinya disiapkan, ya.

Puisi Minggu mendapat sambutan luar biasa dari para penyair Indonesia. Semoga hal positif ini terus bertahan. Terima kasih donatur yang mendukung Gerakan Indonesia Menulis ini.

Encep Abdullah, pendiri Komunitas Menulis Pontang-Tirtayasa (#Komentar) dan Dewan Redaksi NGEWIYAK.com. Menulis buku puisi Tuhan dalam Tahun (2014) dan Dandan Kawin (2019). Kontak 087771480255

Tidk terasa, Puisi Minggu sudah edisi ke-7 di hari Minggu 18 Februari 2024. Kali ini Zaeni Boli, seniman Flores Timur.

Iman Sembada lahir di Purwodadi, Grobogan, Jateng. Selain menulis puisi, ia juga melukis. Buku puisinya: Airmata Suku Bangsa (2004), Perempuan Bulan Ranjang (2016) dan Orang Jawa di Suriname (2019).

Puisi Minggu siap menayangkan puisi-puisi Anda. Kirimkan 5-10 puisi tematik. Terbit setiap hari Minggu. Ada ganti pulsa Rp. 150.000,-

Ardian Je menulis puisi, esai, cerpen; pendiri Rumah Baca Bojonegara; pendidik di SMP Unggulan Uswatun Hasanah Cilegon; alumnus program penulisan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) 2019. Nikmati 5 puisinya tentang rumah.

Tidak terasa, Puisi Minggu sudah edisi keempat. Ayo, ditunggu puisi-puisinya. Ada insentif ganti pulsa Rp. 150.000,- bagi yang puisi-puisinya ditayangkan.

Bara Pattyradja, lahir di Lamahala, NTT, 12 April 1983. Mengajar dan melaut dalam keseharian. Sekali waktu bertandang ke kota-kota untuk merayakan puisi. Seduh kopi terbaikmu sambil merakan 5 puisinya tentang Lamaholot.

Denni Meilizon, tinggal di Simpang Empat Pasaman Barat. Silakan menikmati 8 puisinya di hari Minggu yang cerah ini. Jangan lupa, seduh kopinya ya.

Hari Minggu mari kita buat tradisi baru di era digital ini. Siapkan laptop atau HP-mu. Seduh kopi terbaik dan nikmati kudapannya, yaitu Puisi Minggu.