Puisi Minggu sudah memasuki edisi 28/I/14 Juli 2024. Antriannya seperti di bandara saat sedang umroh. Sbar, ya. Kali ini 5 puisi Syamsul Bahri.
Puisi Minggu: 5 Puisi Syamsul Bahri tentang Pendidikan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Melukis hati dengan kata

Puisi Minggu sudah memasuki edisi 28/I/14 Juli 2024. Antriannya seperti di bandara saat sedang umroh. Sbar, ya. Kali ini 5 puisi Syamsul Bahri.

Puisi Minggu semakin tidak terkendali. Antreannya panjang. Ada puisi yang biasa saja, tapi ada juga yang unik dan menarik. Tentu ini bagus bagi perkembngan sastra di tanah air. Sekarang edisi 27/7Juli 2024. Selamat menikmati.

Puisi Minggu sudah edisi 26 per 30 Juni 2024. Di inboks email berderet. Redaksi golagongkreatif.com mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Sekarang giliran 5 puisi karya Radja Sinaga tentang mereka yang tewas di tangan separatis bersenjata. Selamat menikmati dan seduh kopi terbaikmu.

Pusi Minggu sudah edisi 25. Kami dari redaksi sagnat senang ketika secara bergelombang kawan-kawan antusias mengirimkan puisi-puisinya. Silakan dipelajari lagi persyaratannya. Kali ini penyair dari Pasaman Barat menghidangkan 8 puisinya. Nkmati, ya. Tentu dengan kopi teraikmu.

Puisi Minggu sudah edisi ke-24 lagi. Tidak terasa. Kali ini Zen Zaini menjadikan Jakarta sebagai inspirasinya dalam menulis puisi. Jakarta yang sudah tua. HUT ke-497 Jakarta diperingati pada tanggal 22 Juni 2024. Tahun ini, upacara HUT Jakarta diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas). Seduh kopi terbaikmu, ya.

Puisi Minggu sudah edisi 23/I/9 Juni 2024. Kali ini penulis dari kampung Cadasari, Pandeglang, menuangkan kegelisahannya tentang invasi Israel ke Palestina.

Kali ini 11 puisi tentang Palestina. Khanafi menyuarakan kegelisahananya tentang genosida Israel terhadap Palestina. Puisi Minggu sudah edisi 22/I/2 Juni 2024. Ditunggu puisi-puisinya, kawan!

Braga, seruas jalan penuh kenangan. Eropa kecil. Banyak orang memiliki kenangan dan harapan di Braga. Seperti juga Heri Maja Kelana, yang menggoreskan penanya jadi puisi yang indah. Nikmati puisi edisi Minggu 21/I/26 Mei 2024 ini, ya. Jangan lupa, seduh kopi terbaikmu.

Anda kecewa dengan pemimpinmu? Kotamu yang tidak berkembang? Tulis saja puisi. Seperti Tam Lihe, penulis keturunan Baduy, yang menumpahkan kekecewaannya tentang Banten lewat puisi. Nikmati kopimu, Kawan!

Setelah menulis cerpen di hari Sabtu, cobalah ekspresikan kegelisahanmu lewat puisi. Ada honor Rp. 200.000 dari Puisi Esai Network buat ngopi dan ganti pulsa.

Puisi Minggu terus menggelinding. Penyair baru bermunculan. Itulah tujuannya, bawa puisi adalah ungkapan jiwa seseorang. Sekarang edisi ke-19. Silakan membacanya dan seduh kopi terbaikmu

Sudah edisi ke-18. Luar biasa. Semoga puisi-puisi yang tampil di sini mewarnai khazanah kesusastraan negeri ini. Siakan disiapkan kopinya. Nikmati 6 puisi M. Rifdal Ais Annafis entang Mejelang Hari Terakhir Perang.

Puisi Minggu memasuki edisii ke-17. Kali ini penyair yang lahir di Medan. Ada 8 puisi karyanya. Silakan dinikmati tentu ditemani kopi terbaikmu.

Puisi Minggu kali ini menayangkan 5 puisi tenang potret diri Arie Siregar – penggerak komunitas menulis di Rantau Prapat. Ini sudah edisi ke-16. Siapkan kopi terbaikmu!

Puisi Minggu antriannya panjang. Sekarang edisi 14, penyair dari Bandung. Lima puisinya mngusung tentang perenungan diri dan alam. Silakan menikmati dan tentu kopi terbaiknya diseduh.

Tidak terasa, sungguh. Puisi Minggu sudah edisi keempat belas, 7 April 2024. Puasa sudah di ujung. Tiga hari lagi lebaran. Seduh kopi terbaikmu, ya, sambil menikmati puisi-puisinya.

Tidak terasa Puisi Minggu sudah edisi keduabelas. Kali ini penyair asal Pekanbaru menuliskan keresahannya tentang kota-kota. Siapkan kopi terbaikmu, ya.