Pengantar Pemuisi:
Puisi-puisi ini saya ciptakan saat saya sedang “menyepi” di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung. Bagi saya, selain tempat asal salah seorang leluhur saya, tempat ini juga tak pernah berhenti memberikan kesejukan, ketenangan, dan ruang refleksi yang sangat nyaman, di mana saya kemudian bisa masuk ke dalam ruang dan waktu sakral, yaitu ketika saya seperti disadarkan bahwa saya merupakan bagian dari semesta ini, bahwa saya hidup bersama “yang lain”.

Keempat puisi yang dikirimkan ini merupakan catatan hasil refleksi saya lebih dari dua puluh tahun lalu, namun masih terasa aktual setiap saya “menyepi” di Ciwidey. Tabik.



