Salah satu murid bernama Zahra sangat antusias. Ia aktif menjawab pertanyaan dari Paman Gong sehingga ditunjuk menjadi ketua untuk berhitung. Zahra juga mengatur teman-temannya untuk berbaris sesuai nomor.

Paman Gong melatih keberanian anak-anak berbicara di depan dengan menanyakan beberapa pertanyaan seputar barang-barang di kamar tidur, dapur, dan sekeliling anak-anak. Ada yang berani, ada juga yang malu-malu berbicara. Semuanya diberi hadiah berupa permen lolipop, snack, buku, pulpen dan kertas mewarnai dari Sekolah Enuma.

Setelah itu Tias Tatanka, istri Paman Gong mengajak para murid untuk mencoba aplikasi Sekolah Enuma Bahasa Indonesia melalui tablet. Sebelumnya Tias menjelaskan bahwa Sekolah Enuma merupakan aplikasi digital dengan ribuan aktivitas belajar serta ratusan buku dan video yang mendukung anak-anak untuk membangun keterampilan dasar untuk keberhasilan belajar.

Anak-anak dibagi kedalam 4 kelompok masing-masing 5 orang, secara bergantian memainkan aplikasi Sekolah Enuma dari Tablet yang sudah disiapkan. Mereka terlihat senang dan antusias. Sementara itu Paman Gong berbagi wawasan tentang literasi keluarga bersama wali murid.

Ida Ningsih, Kepala Sekolah PAUD Melati mengaku merasa senang dengan kedatangan Paman Gong. Ia berharap anak-anak bisa terinspirasi dari cerita disampaikan dari cerita Paman Gong. Sehingga anak-anak bisa senang membaca dan datang ke perpustakaan.

Mewakili anak-anak dan sekolah Ida mengucapkan berterima kasih kepada Sekolah Enuma Indonesia yang sudah mensupport acara ini. Anak-anak senang mendapatkan banyak hadiah, buku, pulpen, dan snack. Bapak ibunya juga mendapatkan pengalaman mendidik anak versi Duta Baca Indonesia alias Paman Gong,” kata Ida.




