Nah, teman-teman, YouTube saya memang belum menghasilkan. Tapi merangkak pelan. Justru saya dapat berkah dari dampak YouTube-nya. Dari dampak tulisan-tulisan di websitenya. Undangan jadi nara sumber seminar, memberi pelatihan, dan Kelas Menulis Online terus berdatangan.

Di masa depan, semua berkiblat ke digital untuk publikasi dan promosi kita. Personal branding harus terus digelorakan. Daripada beranda kita dipenuhi status nyinyir dan hoax, mendingan kita jadikan etalase untuk produk dan jasa kita.

Saya tidak bisa membayangkan jika teman-teman semua memiliki website dan menulis personal literatur, YouTube, IG, Twitter, dan Tiktok, pasti undangan jadi pembicara secara alamiah dan halal (bukan karena menunggu jatah proyek) akan berdatangan.
Kita semua di sini memiliki pengalaman dahsyat yang tidak dimiliki oleh orang lain. Kita ini orang lapangan, tidak cuma omong doang tapi juga beraksi. Maka itu bisa jadi modal kita untuk dituliskan atau dibagikan kepada orang lain. *
Gol A Gong


