Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah di SMAN 1 Singorojo Kendal

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) berkolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal menggelar kegiatan Duta Baca Indonesia Masuk Sekolah di SMAN 1 Singorojo, Kendal, Selasa (9/9).

Acara ini bertujuan menumbuhkan minat baca, semangat menulis, serta membangun budaya literasi di kalangan pelajar. Acara ini turut dihadiri oleh Bunda Literasi Kecamatan di Kendal, Duta Baca Kendal, serta Duta Baca Pelajar.

Plt Kepala SMAN 1 Singorojo, Wahyu Hidayah dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan energi baru bagi para siswa. Ia mengatakan bahwa Literasi akan membawa negara kita menjadi lebih baik.

Ia berharap melalui kegiatan ini akan tumbuh semangat baru, baik bagi siswa-siswi SMAN 1 Singorojo maupun peserta dari sekolah sekitar. Acara ini menambah wawasan serta menumbuhkan semangat literasi bagi seluruh peserta.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menambahkan bahwa SMAN 1 Singorojo dipilih sebagai tuan rumah karena aktif menggelar kegiatan literasi. Tidak hanya itu sekolah ini sudah memiliki duta baca sekolah.

Menurutnya Literasi tidak hanya sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga alat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi. Namun minat baca di Indonesia masih menjadi tantangan besar, sehingga dibutuhkan pendekatan kreatif dalam mempromosikan budaya baca.

Sementara itu, Abdullah Saneng, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, menegaskan bahwa fasilitas perpustakaan harus diimbangi dengan inovasi dan layanan berkualitas. “Kami akan berkecil hati jika gedung Dinas Perpustakaan Kendal yang mewah tidak diiringi dengan kegiatan literasi yang inovatif,” katanya.

Sesi utama diisi oleh Duta Baca Indonesia, yang berbagi kisah inspiratif tentang pentingnya membaca dan menulis. Dengan gaya yang santai namun menggugah, ia memotivasi siswa untuk berani bermimpi dari buku yang dibacanya.

Interaksi dengan siswa mendapat antusiasme yang tinggi, karena Duta Baca memberikan hadiah berupa buku kepada siswa yang berani menjawab beberapa pertanyaan.

Pada sesi kedua Duta Baca Indonesia memberi pelatihan menulis cerpen populer. Ide cerita cerpen bersumber dari buku bacaan siswa. Setelah penyampaian materi menulis cerpen populer, para peserta langsung diberi tugas praktik menulis.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mendorong kreativitas siswa dalam menulis.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==