Hingga 15 September 2024, sudah 13 lokus. Jika diakumulasikan ada 400 tulisan yang saya dan Rudi Rustiadi (asisten) baca, memberikan catatan, dan kemudian diterbitkan jadi 20 buku antologi okeh Perpusnas Press. Empat ratus penulis itu mulai dari usia SD, SMP, SMA, guru, dosen, pustakawan, dan Duta Baca.




Keduapuluh buku itu mewakili 20 wilayah Indonesia. Ini akan jadi kekayaan literatur tentang Indonesia, mulai dari kuliner, destinasi wisata, industri kreatif, tradisi dan budaya, dan kisah inspiratif. Semoga ketersediaan buku di negeri ini semakin semarak dan bervariasi.
Gol A Gong
Duta Baca Indonesia 2021-2025
*) Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat



