Menurut Yusuf Izza Mahendra (23) perwakilan peserta menjelaskan kepada golagongkreatif.com, sebelumnya panitia acara telah memberikan informasi bahwa uang pembinaan akan dibagikan langsung. Namun ketika proses pembagian hadiah, panitia mendadak memberikan informasi bahwa uang pembinaan akan di transfer satu minggu setelah pengumuman juara. “Kami tunggu satu minggu, tapi belum juga ada informasi terbaru”.

Sementara itu, Didin (30) perwakilan panitia PCNU Kab Pandeglang ikut memberikan tanggapan setelah masalah tersebut muncul ke permukaan, “Kebetulan Ketua Umum kami masih berada di Tangerang, sehingga perlu menunggu kedatangan beliau ke Pandeglang,” katanya saat ditemui oleh tim qasidah al-Hikam, Lebak, Banten. (03/12/2023).

Hal tersebut sangat disayangkan oleh Ahmad Sauqi (27), perwakilan pengurus Himpunan Marawis Pandeglang. “Baru kali ini saya denger ada festival, tapi uang pembinaannya gak langsung turun ke peserta,” ucapnya. Kota Pandeglang yang dikenal sebagai kota santri tercoreng dengan masalah tersebut, dan khususnya bagi organisasi PCNU Kabupaten Pandeglang yang mengadakan acara.

Permasalahan tersebut menurut Tb Ahmad Fauzi (23) akan menyisakan jejak yang kurang baik. “Saya khawatir saat Pandeglang mengadakan festival qasidah dan marawis lagi, orang-orang dari luar Pandeglang gak mau ikut, karena kecewa dengan adanya masalah ini,” ujarnya sebagai perwakilan finalis.


