Forum TBM Gelar Sekolah Literasi dan Rapat Kerja di Kabupaten Serang

Oleh Kiki Pebrianto

SERANG – Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) menyelenggarakan kegiatan Sekolah Literasi dan Rapat Kerja Daerah dengan tema “Membaca Arah, Menentukan Langkah” di Perpustakaan Kabupaten Serang, Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi pegiat literasi untuk memperkuat gerakan literasi di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20-30 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, di antaranya mahasiswa dan guru. Forum TBM mengumpulkan sejumlah pengelola dan pegiat TBM untuk membahas pengembangan kegiatan literasi serta menentukan langkah bersama dalam meningkatkan minat baca masyarakat.

Ketua Pelaksana, Riyan Dorres, mengatakan bahwa literasi memiliki peran penting dalam mendorong perubahan positif di masyarakat. Menurutnya, kegiatan literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas masyarakat.

“Literasi begitu penting sebagai bentuk perubahan menjadi lebih baik,” ujar Riyan dalam sambutannya.

Ketua TBM, Agung Setiabudi, turut menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut. Ia mengatakan Forum TBM akan berupaya membangun kerja sama dengan berbagai forum literasi di Kota Serang untuk mengembangkan gerakan literasi secara lebih luas.

“Kami akan bekerja sama dengan forum-forum literasi di Kota Serang. Tujuannya untuk membangun literasi agar lebih maju,” kata Agung.

Agung juga menyampaikan rencana untuk mengadakan berbagai kegiatan, salah satunya festival literasi. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi sekaligus mendorong perkembangan gerakan literasi di Kabupaten Serang.

Ia menilai pengembangan forum-forum literasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan perusahaan, terutama dalam hal pendanaan. Meski demikian, Forum TBM menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi melalui tenaga dan pemikiran.

“Kami forum TBM siap mengeluarkan tenaga dan pikiran. Namun, untuk menumbuhkan forum-forum literasi, tentu dibutuhkan dukungan dari pemerintah dan perusahaan-perusahaan, terutama dalam pendanaan,” ungkap Agung.

Pegiat literasi sekaligus tokoh yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gol A Gong, mengaku senang masih dapat berpartisipasi dalam kegiatan literasi. Ia membagikan pengalamannya ketika pernah menjadi Ketua Forum TBM dan mengingatkan agar kegiatan literasi tidak harus selalu diselenggarakan dalam skala besar.

“Saya sangat bahagia masih bisa mengisi kegiatan seperti ini. TBM itu fungsinya ada dua, yaitu pikiran dan tenaga,” ujar Gol A Gong.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya ketika mengadakan kegiatan literasi di lingkungan sekitar. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti mendongeng dan menggambar tetap dapat menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi masyarakat.

“Jangan ingin selalu besar acaranya, tidak apa-apa sederhana saja. Jangan ingin selalu didatangkan oleh pemerintah. Bikin saja yang sederhana, seperti mendongeng, menggambar dan lain-lain,” katanya.

Melalui Sekolah Literasi dan Rapat Kerja Daerah ini, Forum TBM diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarpegiat literasi. Berbagai gagasan yang muncul dalam kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan program literasi yang lebih dekat dengan masyarakat dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==