Saya sepanggung dengan Tommy F. Awuy dan Sardono W Kusumo dengan tema “Internalisasi Pancasila dalam Kehidupan”. Di sela-sela acara, saya bertemu dengan Garin Nugroho – maestro film kita. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Saya mewawancarai Garin tentang tentang “perpustakaan”.

Pertanyaan saya, “Apakah perpustakaan itu?”
Garin secara panjang lebar menjawab, “Perpustakaan digital atau mainstream adalah budaya membaca dan menulis. Perpustakaan adalah bagian dari perubahan dan ilmu pengetahuan.”

Jika di sebuah negara atau wilayah tidak ada perpustakaan?
“Jika sebuah negara tidak memiliki perpustakaan, maka budayanya akan menurun. Tanpa perpustakaan, masyarkatnya tidak akan memiliki budaya analisis, tidak memiliki budaya memperbandingkan, tidak memiliki budaya proses. Tanpa perpustakaan, kita hanya akan jadi budak teknologi,” jawab Garis yang debutnya di film diawali dengan film “Cinta dalam Sepotong Roti” (1991).
Nah, menurut kamu?


