Forum TBM adalah mitra pemerintah. Dalam hal ini di bawah koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sudah 4 periode. Pada 11 Juli 2005, Forum TBM resmi berdiri. Kepengurusan Zulkarnaen, 2005-2010, fokus di organisasi. Di setiap provinsi dibentuk Pengurus Wilayah.




Di era saya, 2010-2015 fokus di program. Terutama Gerakan Indonesia Menulis dan juga merapikan organisasi. Saya didukung Wien Muldian, Agus Munawar, Agus Irkham, Firman, Virgie, Sekar. Saya mengeluarkan kebijakan, agar Ketua Forum TBM tidak dirangkap oeh jabatan lain. Misalnya, jika TBM adalah program PKBM, maka Ketua PKBM harus menyerahkan Ketua TBM kepada warga belajarnya. Saya banyak menemukan kejanggalan di lapangan. isalnya, setiap tahun ada pelatihan, maka yang dikirim oleh Ketua PW FTBM adalah dirinya atau saudara-saudaranya, itu-itu saja.

Kemudian di era Firman Venayaksa, 2015-2020 mulai harmonis. Organisasi dan progam semakin membaik. Relasi Forum TBM semakin membaik. Terutama ke Presiden RI, hal yang tidak sanggup dilakukan oleh Zulkarnaen dan saya.

Di era Firman terasa sekali selebrasinya. Pemerintah RI mendukung nyata dengan bantuan motor literasi, free cargo literasi.


Nero atau Kang Opik memegang estafet berikutnya, 2020-2025. Di pesan WA menulis, “Sebagai info, 1,5 tahun saya dkk membersamai forum tbm, kami melakukan pendataan dan membuka pendaftaran keanggotaan. Sebagai organisasi berbentuk perkumpulan tentu hal dasar yang harus dimiliki adalah data keanggotaan.”

“Tahap 1, sudah terverifikasi 1506 anggota dan sudah diterbitkan kta nya. Tahap 2, terdata 542 anggota, dan KTA nya akan kami kirim terhitung tanggal 11 Juli 2022. Melalui pendataan dan pendaftaran tsb, kami memiliku data tbm yang cukup lengkap, ihwal penyebaran dan kondisi mereka masingmasing,” masih kata Nero alias Kang Opik.



