Setelah puas berfoto, kami menuju lokasi selanjutnya yaitu Pattaya Floating Market. Pasar terapung di Pattaya ini menyediakan berbagai souvenir, benda-benda seni, dan juga aneka kuliner


Ada beberapa jenis kuliner ekstrem di sini seperti aneka sate serangga, kalajengking bakar dan juga grilled daging buaya. Kami memilih membeli kue kelapa , yang jelas halal, rasanya seperti wingko babad khas Semarang
Krua Rom Mai Thai (Halal). Itulah tempat makan di Pattaya yang direkomendasikan oleh google. Setelah berbelanja di Floating Market, kami langsung menuju tempat tersebut. Ternyata rekomendasi google itu tepat. Meskipun menunya khas Thailand, tapi makanan di sana cocok buat lidah kami.



Dan ternyata..
Makan siang tersebut bertepatan dengan ulang tahun ke-32 istri saya. Selamat ulang tahun ya Trie Zuliatur Rachmah . Makan siang selesai, kami melanjutkan perjalanan ke objek selanjutnya yaitu Art of Paradise, 3D arts Museum pertama yang ada di Thailand.

Jika menggunakan aplikasi yang disediakan oleh Art of Paradise, kita bisa berfoto-foto dengan aneka background yang dapat bergerak dan mempunyai berbagai effect.Ternyata 3 jam hanya cukup untuk bisa berfoto di 50% objek di Art of Paradise. Lokasi ini menjadi salah satu lokasi yang membuat kami puas dan happy banget. Semoga bisa ke tempat ini lagi.

Tak lengkap rasanya kalau ke Pattaya tapi ga ke pantai. Sebagai penutup pikinik, kami memutuskan menikmati senja di Pattaya Beach. Setelah berfoto-foto, kami langsung menuju ke hotel. Masih ada perjalanan 5 hari lagi. Semoga diberikan kelancaran.
Indra Defandra – CEO SIP Publishing


