Penulisan Cerita Anak adalah hal baru bagi Nusa Tenggara Timur meski diketahui bahwa NTT memiliki banyak penulis. Peserta yang didominasi anak-anak muda nampak sedikit kesulitan dalam hal ini. Beberapa kesalahan penulis pemula di antaranya yang paling umum adalah masalah ejaan, boros kata hingga kurangnya variasi. Poin- poin tersebut dijelaskan dengan sangat baik oleh Benny Rhamdani sebagai Narasumber.

Kemudian setelah materi tersebut, agenda dilanjutkan dengan revisi penulisan. Robert Fahik sebagai penulis terbaik dalam sayembara penulisan cerita anak ini mendapatkan kesempatan pertama untuk presentasi dilanjutkan peserta lain.

Workshop Peningkatan Kompetensi Penulisan, Penerjemahan dan Ilustrasi Cerita Anak yang diadakan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTT mulai dari 4 – 8 Maret 2024 di Swiss-Belhotel ini dilaksanakan sampai malam.

Di hari kedua, 5 Maret 2024, sebagian besar penulis telah menyelesaikan tugas Penulisan Cerita Anak, sebagian lagi mesti melanjutkan esok harinya sampai sebelum kembali ke tempat masing masing nantinya.



