Tapi orang itu – tentu dari Indonesia, santai saja dan menikmati setiap hisapan rokoknya. Tidak berapa lama muncul polisi Singapura memberikan surat denda. Mereka tidak banyak bicara.

Orang itu kebingunga. Dia meminta tolong kepada saya untuk menjelaskan, bahwa dia tidak punya uang sebanyak itu. Saya dari tadi sudah memberi tahu, bahwa CCTV di mana-mana. Ya, begitulah, ngeyel, sih.


Maka merokoklah di tempat yang sudah disediakan. Ada asbak raksasa, maka berkumpulah dicsana. Perokok pasif, jangan mendekat.Akhirnya semua aman. Saling menghargai. Toleransi berjalan seimbang.


Halaman: 1 2

