Hidup Harus Diperjuangkan dan Penuh Resiko

Keesokan harinya, di sore yang sama, datanglah Tono. Dia berjingkrak-jingkrak. “Alhamdulillah! Bisnisku berhasil! Sukses!

Aku panggil istriku. Aku mita tolong istriku membuatkan segelas kopi untuk Tono. Sepanjang sore hingga sebelum maghrib, aku menjadi pendengar setia atas keberhasilan bisnis Tono.

Kemudian aku berkata kepada istriku, “Aku tidak pernah mengalami perasan sedih seperti Imat dan gembira seperti Tono.”

Istriku tersenyum, “Itu karena kamu tidak pernah punya cita-cita. Kamu tidak pernah berani mengambil resiko apa pun dalam hidup. Kamu sudah cukup puas dengan apa yang kamu punya. Kita makan dari panen sawah yang kamu tanam, tanpa pernah kamu mau menjualnya ke pasar dengan meningkatkan produksi. Begitu juga dengan telur dan daging ayam.”

Aku merenungkan apa yang dikatakan istriku. Aku pernah membaca di buku-buku sukses dalam berbisnis. Bahwa hanya ada 2 resiko bisnis yang kita terima, yaitu sukses dan gagal. Tapi, jika kita tidak berbisnis, maka hanya ada satu resiko yang kita peroleh, yaitu : gagal.

Kata seorang Pope – filsuf Yunani, “Hanya orang yang tidak memiliki cita-cita yang tidak pernah kecewa!”

#badasubuh

*) Serng 6 September 2022/Foto di Telok Pakedai, Kubu Raya, KalBar

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==