Kami menyewa dua perahu. bagi saya, berada di tepian sungai adalah petualangan menarik. Saya betah duduk berlama-lama. Setiap ke Kalimantan atau Sumatra, saya selalu mengupayakan agar bisa menggunakan transportasi air.

Perahu yang kami gunakan menyusuri sungai mahakam, kemudian menuju danau Semayang. Di kiri-kanan kampung air. Bagi orang Jawa, tentu kampung air sangat mnearik. Sering saya tidak sadar jika sebetulnya saya tidak pernah menapak ke tanah. Hampir semua rumah atau perkampungan di Kalimantan berdiri di atas tanah rawa atau sungai.

Matahari mulai menggantung di timur. Kami terus ke danau Semayang. Saya sudah dua kali ke Danau Semayang. Kampung Pela tempat menginap kami lewati dulu. Kami terus ke danau Semayang yang luasnya . Menurut literastur, danau Semayang dan Danau Melintang merupakan danau paparan banjir yang mempunyai luas genangan masing-masing kurang lebih 91,3 km2 dan 74,5 km2, dan secara administrasi terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara Kaltim.

Kami terapung-apung di danau Semayang yang ombaknya mulai berdansa. Senja sudah menghilang. Ya, saya sudah dua kali ke Danau Semayang. Kami menuju desa wisata Pela. Aminudin sebagai tour guide menyambut kami. *
Gol A Gong



