Menyusupkan kampanye anti korupsi dan melawan pelecehan seksual kepada anak-anak lewat Celemek Ajaib Paman Gong di taman bacaan masyarakat, PAUD, atau TK.

Terjadi dialog antara Paman Gong dan anak-anak di TBM, PAUD/TK:
“Siapa mau permen loli?”
“Saya!” serempak mengacungkan tangan.
“Kalau Paman Gong ngasih permen, terus kamu harus buka baju, boleh nggak?”
“Nggak boleh!”
“Kalau buka celana, mau nggak?”
“Nggak mau!”


Kemudian anak-anak dipersilakan mengambil permen loli. Anak-anak senang.
Dialog yang lain:
“Kalau ngambil uang ayah dan ibu nggak bilang-bilang, namanya apa?”
“Mencuri!”
“Mencuri boleh nggak?”
“Nggak boleh!”

Sekarang anak-anak saya ajak bernyanyi. Ini cara mengenalkan literasi baca-tulis kepada anak usia PAUD dan TK. Ini dia Lagu Celemek Ajaib Paman Gong
Permen loli cari mulut
Permen loli cari mulut
Siapa rajin baca buku
Hadiah permen loli untukmu:

Anak-anak pun saya persilakan mengambil permen atau coklat. Saya menggunakan cara itu, agar mereka tidak menadahkan tangan, tapi mengambil haknya yang sudah saya janjikan di awal. Saya tidak boleh ingkar janji akan membolehkan kepada siapa saja – anak-anak, yang aktif menjawab pertanyaan dan bernyanyi. Rata-rata semuanya aktif.
Gol A Gong


