Saya mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai petugas penjaga palang pintu Kereta Api yang berlokasi di Kemang Pusri, Kota Serang. Jalur ini sudah jadi jalan alternatif. Para pengendara mobil dari arah Cipocok, Sempu, kalau mau ke pintu tol Serang Timur pasti lewat jalan kampung ini. Bayangkan saja, betapa padatnya jalur ini,

Saya mendapat cerita dari Pak Ari, yang berjaga delapan jam dalam sehari. “Dulu sebelum ada palang pintu kereta api, banyak korban yang meninggal. Saat ini angka kematian menurun berkat adanya palang pintu yang kami jaga,” ucap Pak Ari yang merasa senang dengan pekerjaannya.

“Saya pernah mengalami kejadian tak masuk akal di perlintasan kereta api. Sebelum mobil saya melewati palang pintu di unyur terlihat seperti banyak anak kecil yang bermain di sekitar situ. Namun setelah mobil saya melewati perlintasan kereta api, tiba-tiba dari arah timur terdengar deru laju kereta yang hampir saja menabrak mobil saya,” tutur Gol A Gong.




