Mahasiswa Program Pengenalan Lembaga Pendidikan Integratif (PLP Integratif) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten Kelompok 16 melaksanakan kegiatan penghijauan sekolah melalui penanaman tanaman herbal di SMPIT Widya Cendekia. Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan sekaligus mengenalkan manfaat tanaman herbal bagi kesehatan. Kegiatan tersebut diberi nama “Taman Pojok Herbal Hidup.”
Program berlangsung pada tanggal 3–4 September 2025, dimulai dengan pembersihan taman, penanaman tanaman herbal, serta pembuatan papan nama tanaman. Sebanyak 14 jenis tanaman herbal ditanam, antara lain jahe, kunyit, kencur, laos, bengle, daun bidara, bunga telang, pegagan, andalem, kemangi, lidah buaya, betadine, serai, dan sirih cina.

Selanjutnya, pada 16 September 2025 bertempat di taman SMPIT Widya Cendekia, dilaksanakan peresmian Taman Pojok Herbal Hidup. Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Ketua OSIS, serta rekan-rekan PLP Integratif.
Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga sekolah mengenai jenis-jenis tanaman herbal beserta manfaatnya. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan. Dengan adanya Taman Pojok Herbal Hidup, sekolah diharapkan memperoleh manfaat edukatif, ekologis, sekaligus meningkatkan kepedulian seluruh warga sekolah terhadap lingkungan sekitar.
Kepala Sekolah SMPIT Widya Cendekia, Bapak Nidi Sarmidzi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada mahasiswa PLP UIN SMH Banten Kelompok 16 atas kontribusi mereka dalam mendesain dan membuat Taman Pojok Herbal Hidup.
“Program ini merupakan inisiatif yang sangat baik karena dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah. Keberadaan pojok herbal ini juga menjadi salah satu identitas sekolah sehat dan bersih, sesuai dengan visi yang diusung oleh SMPIT Widya Cendekia,” ungkapnya.

Beliau menambahkan, pojok herbal atau yang juga dikenal dengan apotek hidup diharapkan dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga guru maupun pegawai sekolah. “Selain menciptakan suasana hijau dan asri, keberadaan tanaman herbal juga berperan penting dalam menghasilkan oksigen yang baik bagi lingkungan serta bermanfaat bagi kesehatan tubuh,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Bapak Nidi berharap agar program ini terus dijaga, dirawat, dan dikembangkan. “Semoga program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga SMPIT Widya Cendekia,” pungkasnya.
Sementara itu, Bapak Sahroni, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPIT Widya Cendekia, menyampaikan bahwa program apotek hidup merupakan inisiatif yang baik karena sejalan dengan visi sekolah dan program yayasan, yaitu Sekolah Sehat dan Bersih. Menurut beliau, keberadaan apotek hidup dapat menjadi indikator sekolah yang sehat dan bersih.
Beliau juga menekankan pentingnya keberlanjutan program. “Kami berharap, setelah pihak pelaksana saat ini tidak lagi berada di sekolah, tetap ada tindak lanjut agar apotek hidup tetap terawat dan memberikan manfaat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bapak Roni menambahkan bahwa apotek hidup dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPA, kegiatan praktik pembuatan obat herbal, maupun kegiatan organisasi seperti PMR. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga dapat berinovasi dalam memanfaatkan tanaman obat.

Beliau berharap siswa dapat melakukan inovasi, misalnya membuat obat sederhana secara mandiri. “Apabila dikembangkan dengan baik, apotek hidup akan memberikan keberlanjutan, manfaat, sekaligus nilai tambah bagi sekolah,” pungkasnya.
Dengan adanya Taman Pojok Herbal Hidup, diharapkan seluruh warga sekolah dapat terus menjaga dan mengembangkan program ini sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesehatan. Pihak sekolah juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa PLP Integratif Kelompok 16 UIN SMH Banten, serta berharap kegiatan serupa dapat berlanjut di masa mendatang guna mendukung visi SMPIT Widya Cendekia sebagai sekolah sehat, bersih, dan peduli lingkungan.


