Makna “lumbung” dimasa lalu adalah sebagai ruang kedamaian dan ketentraman. Namun hari ini telah bergeser menjadi hanya sebagai sebuah tempat penyimpanan saja yang erat kaitannya pada motif ekonomi semata.


Itulah yang coba dijelaskan oleh Jaeni dalam pemaparan hari ke 4 Residensi Permainan Tradisional Rakyat yang mengusung tema “lumbung”.
Pekmaknaan “lumbung” mesti dikembalikan ke makna sesungguhnya agar bisa menjadi arah dan tujuan mensejahterahkan masyarakat.

Jika “lumbung” hanya dimaknai sebagai tempat penyimpanan saja, maka lumbung hanya berfungsi sebagai sebuah tempat penyimpanan dan tak ada nilai kesejahteraan maupun keamanan.


