Oleh: Zaeni Boli
Natal sudah berlalu. Banyak relawan dan pengungsi yang telah kembali, namun tak sedikit pula yang masih bertahan, seperti yang terlihat pada Sabtu, 28 Desember 2024, di posko pengungsian Konga, Kabupaten Flores Timur.
Para pengungsi yang bertahan merayakan Natal bersama dalam acara yang diadakan oleh Keuskupan Larantuka, bekerja sama dengan para Romo dan Suster yang hadir.


Acara sederhana tersebut diisi dengan doa dan kidung-kidung Natal. Selain itu, anak-anak Nobo, yang juga menjadi korban bencana, turut memeriahkan acara dengan penampilan monolog dan pembacaan puisi. Monolog dibawakan oleh Cyntia Boro, sementara puisi dibacakan oleh Ratih Kedang.

Di sela-sela acara hiburan, para Suster dan Romo juga membagikan rosario kepada para pengungsi. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan agenda makan bersama, yang menciptakan suasana kehangatan dan kebersamaan di tengah keterbatasan.




