Saat saya datang, ia sedang sibuk melayani pembeli di warung kecil miliknya yang ia persiapkan kelak jika pensiun nanti.

Saya mengenalnya sebagai PNS di Dinas Pariwisata, Kabupaten Flores Timur, namun baru-baru ini ia ditunjuk untuk menjadi PLt di Kelurahan Sarotari, Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Sesaat setelah di unjuk, ia langsung melakukan gerak-gerak nyata, mengerjakan hal-hal yang tertunda sebelumnya, seperti mengantarkan bantuan untuk warga yang terkena musibah angin kencang dan lain lain.

Pada perayaan 17-an, Om Felix juga memilih kampung atau desa yang justru jarang mendapatkan perhatian.

Langkah-langkah konkret Om Felix adalah sebagai bentuk keteladan dan contoh baik membangun daerah. Sesuatu yang perlu dan layak diteladani oleh para calon pemimpin, bahwa pemimpin adalah melayani bukan sekadar dilayani.

Om Felix yang memiliki nama lengkap Felix B Koten adalah sosok pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Flores Timur. Selain itu Om Felix juga membuka ruang untuk anak muda berekspresi, salah satunya yang mendapatkan kesempatan itu adalah sekolah SMAK ASISI yang membawakan teatrikal saat perayaan 17-an kemarin. (*)




