Melalui zoom meeting, Opik menerangkan kepada para undangan yang hadir di ruangan dan di ruang virtual zoom, bahwa mengurus Forum TBM adalah kerja pengabdian. Kerja sosial.

Sebagaimana lampiran dalam surat undangan yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekjen PP Forum TBM Indonesia, pengukuhan dihadiri pejabat pemerintah dan stakeholder secara daring dan luring. Pejabat yang hadir secara luring Kepala Balai Bahasa Sumatera Sumatera Barat, Dr. Eva Krisna, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Fadrizal, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Padang Panjang, Pasaman, Payakumbuh, Bukittinggi), Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Wilayah Sumatera Barat, Fadli, M.Kom. Undangan lain mengikuti pengukuhan melalui daring.

“Saya optimis Pengurus Wilayah Forum TBM Sumbar periode 2023-2028 bisa berbuat lebih banyak untuk gerakan di Sumatera Barat. Sebab person-person yang ada di pengurusan adalah figur-figur yang punya rekam jejak aktivitas literasi di daerahnya masing-masing. Saya mohon maaf atas kekurangan kepengurusan di masa saya, periode 2015-2020. Semestinya pergantian pengurus dilakukan pada tahun 2020. Karena satu dan lain hal, akhirnya pada ujung tahun 2023 lalu berhasil dibentuk,” sambutan Yusrizal K.W. “Begerak bersama. Branding Forum TBM secara masif secara bersama-sama. Bukan ‘branding’ diri demi kepentingan sendiri melalui Forum TBM,” pesannya.

Dukungan berdatangan. “Balai Bahasa Sumatera Barat menyambut baik terbentuknya Pengurus Wilayah Forum TBM Sumatera Barat. Harapannya, ke depannya banyak program yang bisa disenergikan,” sambut Dr. Eva Krisna.


