Pelatihan Membuat 3 Alat Peraga Literasi dari Dus Bekas Bersama Duta Baca Indonesia

Guru TK Islam Adzkia, Netty Elpera mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini. Netty mengaku ini adalah pengalaman baru baginya serta guru PAUD/TK lainnya di Kabupaten Lingga. Selain itu menurutnya pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memperkaya alat pembelajaran di sekolah.

“Saya berharap ini bisa diaplikasikan di sekolah-sekolah PAUD/TK di Kabupaten Lingga, dan pada kesempatan lain bisa juga memanfaatkan barang bekas lainnya untuk bahan pembelajaran di kelas,” kata Netty.

Rismarini, Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan DPK Kepri menjelaskan peserta yang hadir akan membuat 3 alat peraga literasi: peti harta karun, alat peraga dongeng dan buku cerita bergambar. Peserta yang hadir dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok 1 membuat peti harta karun, kelompok 2 membuat alat peraga dongeng, dan kelompok 3 membuat buku cerita bergambar.

“Ibu-ibu perhatikan dengan baik, agar nanti bisa dipraktikkan di sekolah masing-masing,” imbau Rismarini di ruang baca DPK Kabupaten Lingga, saat memberi sambutan.

Selain memberi latihan membuat alat peraga literasi dari dus bekas, Duta Baca Indonesia juga menyampaikan wawasan tentang literasi keluarga yang penting diterapkan di keluarga.

Duta Baca Indonesia memberi watu 1 jam untuk membuat alat peraga literasi dari dus bekas. Setelah itu satu persatu kelompok diminta untuk presentasi hasilnya, seolah-olah mereka sedang mengajar anak-anak di kelas. Pada kesempatan itu Duta Baca Indonesia langsunge memberi masukan setelah presentasi.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==