Saya menyarankan setiap peserta membawa dus bekas air mineral. Dari dus bekas itu bisa dibuat 3 alat peraga literasi, yaitu misteri harta karun, alat peraga dongeng, dan buku cerita bergambar. Kita semua tahu, buku-buku untuk anak-anak itu harganya mahal. Apalagi jika big book aau buku cerita bergambar yang besar dengan bahan yang tebal dan kuat.


Pelatihan membuat big book dari dus bekas ini adalah salah satu menu dari Library Tour Kaltim 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur.
“Library Tour KalTim 202 ini di 4 kabupaten. Kegiatan yang baru pertama kali ini didukung oleh Gerakan Pemsayarakatan Minat Baca KalTim. Semoga kedatangan Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia membawa semangat baru di dunia literasi KalTim,” Taufik dalam sambutannya.

Saya dibantu Bu Fitri dan emak-emak dari Gerakan Pemasyarakat Minat Baca KalTim membgi jadi 5 kelompok. Bahkan ada sebuah keluarga yang aktif di dunia literasi membuat keompok sendiri dengan Cinta – puteri pertama mereka sebagai maskot. Cinta adalah pendongeng cilik – murid Bu Fitri di Kampung Dongeng Samarinda.

Pelatihan dimulai pukul 13:00 dan beakhir pukul 17:00 WITA. Semua peserta mempresentasikan hasil karyanya. Mereka mengakui belum pernah mendapatkan pelatihan seperti ini.


“Kami pernah mendapatkan pelatihan membuat alat peraga edukasi atau APE. Gunting, potong, dan lem. Biasanya membuat boneka atau wayang. Tapi membuat alat peraga literasi seperti ini, belum pernah. Dari dus bekas air minera jadi tiga alat peraga literasi, keren sekali,” kata Ani Rahmawti dari Sangata, KalTim.

Saya pernah memberi pelatihan membuat tiga alat peraga literasi di Samarinda pada 2015 bersama Bu Fitri. Saat itu saya masih jadi Ketua Umum PP Forum TBM. Bu Fitri masih Ketua forum TBM KalTim.
Syafrudin Pernyata sebagai Ketua GPMB KalTim menutup acara di hari pertama, “Semoga GPMB di daerah lain menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Saya yakin bisa lebih bagus.”

Pak Syafrudin yang juga sastrawan menambahkan, “Senin besok 20 Juni, kegiatannya di alun-alun Samarinda.Kita akan membaca buku bersama 1000 pelajar. Setelah itu Library Tour langsung menuju Balikpapan, Penajam, dan Paser. Penutupannya di Paser, membaca buku bersama 1000 pelajar juga.” *
Gol A Gong


