Ke lokasi ini saya sengaja mengajak anak saya, Maya, untuk juga bisa menyaksikan serta mendengarkan apa saja yang dibicarakan dalam buku ini.

Di depan pintu masuk, kami disambut Eda dan Ibu Ratty. Kami mnuju lantai dua Kafferost. Rungan sudah dipenuhi undangan. Selang sekitar 10 menit acara di mulai dengan memperkenalkan hal ihwal tentang buku.

Diskusi dipandu Ka Yoris Simpasio dan teman bicara, yakni Melan, Wanda dan Ryan . Dalam buku ini kita ajak untuk bernostagia tentang Larantuka tempo dulu dari ingatan para penulisnya.

Acara Launching Buku Rupa Nagi di Kaffeerost, 27 Januari 2024, sangat berkesan. Sore jadi cerah di Larantuka, karena mendengarkan kisah masa lalu dari buku Rupa Nagi. Saya berharap, semoga akan banyak buku lahir dan diluncurkan.



