Ya, keluarga hanya bisa mengantar Neka sampai sekolah. Setelah itu, Neka mesti melanjutkan perjalanan darat ke Maumere. Saya dan An Alwi dari SMK Sura Dewa, juga Teddy – pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur.


Langkah ini diambil karena tiket Larantuka Kupang telah habis karena menjelang Natal dan Tahun baru mobilitas manusia amat padat. Beruntung tiket dari Maumere menuju Kupang masih tersedia di detik-detik terakhir.


Neka mengungkapkan perasaannya di medsos, bahwa dirinya merasa bersyukur dan juga terharu karena pengorbanan dari keluarga dan orang-orang baik yang telah membantu dengan caranya masing-masing hingga akhirnya ia bisa berangkat ke Jakarta. Ini perjalanan yang tidak mudah bagi anak Neka, yang baru pertama kali naik pesawat.


Di Kupang, Neka disambut sangat baik oleh Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning dengan pengalungan kain seperti tamu kehormatan pada umumnya. PGRI NTT yang mefasilitasi keberangkatan Neka menuju Jakarta dan juga penginapan selama menunggu di Kupang.


Neka mengirim pesan lewat WA, “Saya rasa resmi sekali, jadi malu.”
Neka bermalam di Hotel Sasando, Kupang. Kemudian melanjutkan perjalanan Senin pagi 18 Desember 2023 menuju Jakarta. Sukses, Neka!


