Rak Buku: Beragama dengan Santai

Untuk merespons hal itu, penyair dan pelukis Acep Zamzam Noor mencoba memberi sebuah tawaran sekaligus kritikan kepada kaum muslim lewat buku kumpulan esai yang bertajuk Islam Santai. Islam yang santai ialah Islam yang mesra, bukan Islam yang tegang atau beringas. Islam yang akrab dengan tradisi, yang mengapresiasi karya seni. Maka tak mengherankan jika masyarakatnya pun mempunyai rasa humor tinggi (halaman 82).

Islam yang santai adalah Islam yang menganggap tradisi ataupun kearifan lokal sebagai sesuatu yang mesti dijunjung tinggi dan dilestarikan, dipegang kuat-kuat, bukan sesuatu yang harus dicemaskan dan dipermasalahkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia tak perlu dibesar-besarkan sebagai sesuatu yang salah. Ia merupakan sebuah karakter dan identitas yang khas.

Apa pasal? Karena di balik tradisi ataupun kearifan lokal akan ditemukan kesederhanaan yang akan membawa kita pada tingkatan kebijaksanaan dan keluhuran. Itu bisa terlihat dari masyarakat adat atau masyarakat tradisional yang ada di Indonesia, khususnya Sunda, seperti di Sumedang, Ciamis, Subang dan Banten.

Masyarakat adat kebanyakan memegang teguh ajaran nenek moyang, pesan-pesan dari para leluhur. Mereka tidak memegang ilmu, namun memegang amanah. Artinya, bagi seorang pemimpin adat, memegang amanah jauh lebih penting dari penguasaan terhadap ilmu pengetahuan. Apalah artinya ilmu kalau hanya untuk disalahgunakan? Apalah artinya kecerdasan kalau hanya untuk memintari orang? (halaman 25). Kebaikan yang diperoleh dari itu ialah kehidupan mereka aman, tenteram dan selaras dengan sesama manusia, alam dan Tuhan, tidak suka saling ribut dan rebut kekuasaan.

Bagi muslim, nama Abu Nawas pasti sudah tidak asing lagi. Ia adalah seorang yang hidup di zaman Raja Harun Al-Rasyid. Ia dikenal sebagai orang yang aneh, konyol, humoris, sekaligus cerdik. Setiap tantangan dan permasalahan yang terjadi di sekitarnya bisa ia selesaikan dan pecahkan dengan cara yang nyeleneh pula, namun jenius. Di saat orang-orang pintar di sekelilingnya kehabisan akal, ia muncul dengan solusi yang tak terduga. Jika ditelisik lebih dalam, Abu Nawas adalah seorang penyair dan sufi, yang maqam spiritualnya sudah tinggi, jauh di atas orang-orang di zamannya.

Dalam khazanah sastra lisan Sunda, tokoh yang seperti Abu Nawas bisa kita temukan juga pada si Kabayan. Ia tak berbeda jauh dengan Abu Nawas. Ia juga sosok yang nyeleneh, konyol, sekaligus cerdas. Baik Abu Nawas maupun si Kabayan, mereka adalah sosok sufi yang jenaka, orang yang maqam agamanya tinggi namun tetap humoris dan santai.

Di Indonesia, sosok agamawan yang sudah sampai pada taraf itu adalah Gus Dur. Perkataan dan perbuatan termasuk kebijakan yang dibuat Presiden Republik Indonesia keempat itu sering dianggap nyeleneh dan kontroversial. Kenapa gagasan-gagasannya yang segar sering memancing kemarahan orang? Jawabannya, tak lain karena masyarakat kita masih banyak yang cara berpikirnya serius atau sok serius, namun belum sampai pada pemahaman bahwa santai dan humor merupakan puncak dari kearifan (halaman 108).

Islam yang santai ialah Islam yang menerima keberagaman, tidak menuntut dengan ngotot keseragaman, sebab keberagaman ialah anugerah dan berkah dari Sang Pencipta. Keberagaman dijadikan landasan persatuan, bukan sebaliknya. *

REDAKSI RAK BUKU: Resensi buku. Upayakan tulisannya membangun suasana lokasi membaca, personal literatur. Boleh juga menulis seperti catatan perjalanan. Panjang tulisan 500 hingga 700 karakter. Honor Rp. 100 ribu. Terbit setiap hari Jum’at, 2 mingguan, bergiliran dengan resensi film di Layar Bioskop. Sertakan foto diri, bio narasi singkat, identitas buku, nomor rekening bank, beberapa foto cover buku, juga penulisnya sedang membaca bukunya. Kirim ke email gongtravelling@gmail.com dengan subjek: Rak Buku.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

1 Komentar

  1. Siapa yang ribut-ribut dalamkehidupan sosial? Itu pasti mereka yang kurang santai dalam beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==