Rak Buku: Misteri dan Emosi dalam The Devotion of Suspect X Karya Keigo Higashino

Oleh Indira Nada

Perjalanan tentang pemecahan kasus pembunuhan yang terjadi dengan ditemukannya mayat di Sungai. Namun apakah mungkin pemecahan kasus ini akan mudah ketika dalang  dibaliknya ada seorang genius matematika? Tidak hanya bercerita tentang pemecahan kasus, buku ini juga menceritakan tentang pertemanan yang dalam serta berhasil membuat pembaca  ikut emosional. Serta pengorbanan cinta yang tulus dan menyakiti hati dengan tragisnya. 

Buku-buku karya Keigo Higashino telah mendapat banyak penghargaan, Buku The Devotion of Suspect X sendiri sudah mendapat 3 penghargaan utama sejak buku ini pertama  di terbitkan. Di tahun 2006 buku ini berhasil mendapat 2 penghargaan pada Naoki Prize dan Honkaku Mystery Award, kemudian pada tahun 2011 buku ini berhasil mendapat penghargaan lagi pada Bookmark Reader Award. 

Buku ini bahasanya ringan dan mudah dipahami, tidak banyak mengandung metafora sehingga orang yang baru mulai membaca juga dapat menikmati buku ini. Cocok untuk dibaca usia 15 tahun keatas, karena adanya thriller.  

Sebagai pribadi yang penikmat cerita misteri, menurut saya buku The Devotion of Suspect X sangat direkomendasikan! Permainan adu logika yang dilakukan oleh kedua orang  jenius fisikawan dan matematikawan ini terasa sangat brilian dan menegangkan.

Selain ini  untuk orang yang penikmat strategi juga sangat direkomendasikan, adu strategi pemecahan  kasus dan trik trik kamuflase, pemanfaatan “lubang kelemahan”, semuanya dituliskan dengan bahasa yang mudah dicerna, sehingga orang yang bukan penikmat cerita dengan strategi juga  dapat menikmati cerita keseluruhan.

Kisah cinta yang sangat penuh pengorbanan dan tak berbalas, jujur untuk saya agak  sulit diterima karena sangat menyakiti hati sampai tidak dapat diterima logika saya. Namun  mungkin itulah kekuatan cinta, bahkan orang paling jenius sekalipun akan melakukan apa saja  yang menurutnya logis demi cintanya meskipun harus melakukan pengorbanan yang sangat  besar. Akhir yang tragis dari kisah cinta yang penuh pengorabanan dan semula tak berbalas,  endingnya beneran bikin ngang-ngong banget.  

“Asumsi itu musuh kita. Apa yang kita terlihat belum tentu seperti yang kita lihat.” – jangan cepat mengambil asumsi serta kesimpulan tanpa meneliti lebih dalam apa yang  sebenarnya terjadi, karena kita tidak mau terkena trik jebakan “kamuflase” kan? 

“Tak akan memperoleh kebahagiaan sejati jika terus menyembunyikan kebenaran.” – kebenaran memang kadang sulit diterima, selalu akan ada saja fakta yang dapat menyakiti hati.  Namun jika kebeneran terus menerus disembunyikan, tentu saja hanya akan menbuat diri  sendiri menderita, merasa bersalah dan hati yang tidak damai.  

Menurut saya pribadi penulisan buku ini sangat baik dan hampir terasa tidak ada  kekurangan. Namun ada beberapa bagian yang masih tidak saya mengerti kenapa seorang  tokoh melakukan sesuatu aksi, karena penulis tidak menjelaskan makna aksi dari akhir tokoh  itu. Menggantung begitu saja. 

The Devotion of Suspect X adalah novel misteri yang tidak hanya menawarkan  ketegangan dari pemecahan kasus pembunuhan, tetapi juga menyelipkan kisah pertemanan,  cinta yang penuh pengorbanan, serta pergulatan emosional yang mendalam.

Kekuatan cerita  terletak pada adu logika dua tokoh jenius—seorang fisikawan dan matematikawan—yang  membawa pembaca dalam permainan strategi dan trik intelektual yang brilian. Dengan bahasa  yang ringan dan alur yang mudah diikuti, buku ini cocok dibaca oleh pembaca remaja hingga dewasa.

Di balik kisah kriminalnya, tersimpan pesan kuat tentang cinta, pengorbanan, dan  pentingnya menghadapi kebenaran, membuat buku ini layak direkomendasikan tidak hanya  bagi pencinta misteri, tapi juga bagi mereka yang menyukai cerita dengan nuansa emosional dan reflektif.

Meski terdapat bagian akhir yang terasa menggantung, keseluruhan cerita tetap  memukau dan meninggalkan kesan mendalam bagi pembacanya.

Identitas Buku

Judul: The Devotion of Suspect X 

Penulis: Keigo Higashino 

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama  

Tahun Terbit: 2016 

Jumlah Halaman: 320 

Genre: Misteri, Psychological Thriller, Fiksi Kriminal, Tragedi.  

Halo! Perkenalkan nama saya Indira Nada, dan saya berusia 19 tahun. Saya saat ini berkuliah  jurusan Sistem Informasi, Namun hobi saya adalah membaca, dan sudah berlangsung sejak 

saya 15 tahun. Genre favorite saya saat membaca buku adalah misteri, pemecahan teka-teki,  kasus-kasus, cerita seperti itu sangat menarik minat saya. Dan buku-buku dari Keigo Higashino  adalah favorit saya, caranya menyampaikan misteri dengan bahasa yang mudah dipahami dan terasa nyaman dibaca.  

RAK BUKU  adalah resensi buku. Upayakan tulisannya membangun suasana lokasi membaca, personal literatur. Boleh juga menulis seperti catatan perjalanan. Panjang tulisan 500 hingga 1000 kata. Honor Rp100 ribu. Sertakan foto diri, bio narasi singkat, identitas buku, nomor WA, rekening bank, foto-foto cover buku, penulisnya sedang membaca bukunya. Kirim ke email golagongkreatif@gmail.com dan gongtravelling@gmail.com dengan subjek: Rak Buku

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==