Dia langsung mengangkat ransel kecil yang kukenakan. Lucunya kita bagaikan Marsha and the Bear. Beruang besar yang sering mengangkat kerah baju belakangnya Marsha karena jalannya yang lelet.
“Ayo cepet jalannya, jangan leha-leha,” katanya.
“Memangnya kenapa harus cepat-cepat sih?” Dengan polosnya aku menanyakan hal itu.
“Andini naik kereta itu tidak seperti naik transportasi pribadi, kita harus cepat- cepat jalan menuju kereta selanjutnya agar tidak ketinggalan kereta, kalau ketinggalan kita bisa menunggu kereta yang selanjutnya dan harus menunggu lama baru ada lagi,” jawab Mitha.
Aku mulai mengerti dan menurutinya agar cepat jalannya. Aku mulai berjalan tiga kali lipat dari biasanya aku berjalan.

Suara peluit saling bersahutan, bel peringatan sudah terdengar menandakan kereta sudah tiba dan siap mengangkut penumpang termasuk diriku. Kali ini aku menjadi salah satu dari banyaknya penumpang. Di Stasiun Bandung kami berdua tiba.
Dusun Bambu Bandung
Dia langsung memesan grab untuk kita berdua menuju ke lokasi destinasi wisata yang akan kita kunjungi hari ini, yaitu Dusun Bambu yang berlokasi di Jalan Colonel Masturi No.KM 11, Kertawangi, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Jarak dari stasiun Bandung ke Dusun Bambu sekitar 38 menit dengan harga grab 57.000. Karena kita memilih ke sana di hari weekday masih besar kemungkinan untuk tidak terjadi macet di perjalanan dan benar sekali tidak ada kemacetan yang amat panjang.

Dari banyaknya destinasi wisata yang ada di Bandung kita memilih Dusun Bambu untuk tempat liburan kita kali ini. Karena ini destinasi wisata wajib dicoba kalau lagi ada di Bandung.
Di sana ada banyak aktivitas seru yang bisa kalian lakukan, tempatnya bagus, adem, asri cocok banget untuk foto-foto dan juga santai-santai. Untuk tiket masuknya 20.000 per-orang dan tiketnya bisa ditukarkan dengan wedang atau es krim dan tanaman bambu yang boleh dibawa pulang. Dari beli tiket kita harus naik shuttle, shuttlenya gratis dan bisa menyesuaikan ke mana kita mau.
Yang pertama aku dan saudariku ke little zoo dengan harga tiket Rp20.000 per orang. Aku tidak bisa menahan melihat mata indah burung hantu dari kejauhan yang ada di tempat itu, teringat ke almarhum kakekku dulu pernah merawat burung hantu yang kena senjata tembakan orang lain. Sekaligus mengobati rasa rinduku kepada almarhum kakekku. Love you kakek.

Lanjut kita naik sampan keliling danau dengan tiket Rp30.000 per orang selama 15 menit sudah dapat makan ikannya juga. Wahana yang wajib dicoba kalau ke Dusun Bambu. Karena di sini bisa mendapatkan foto-foto cantik dan video aesthetic.
Lima belas menit berlalu, rasanya aku tidak ingin beranjak dari sampan ini, kalian tahu apa yang aku rasakan? Rasa penat, pusing yang aku rasakan karena perkuliahan perlahan-lahan terlupakan.
Ketika berkeliling danau menggunakan sampan sambil memberi makan ikan, ada rasa bahagia tersendiri ketika melihat ikan-ikan berbondong-bondong mendekati untuk menyambut makanan yang aku berikan. Ikan-ikan tersebut seolah tertawa riang gembira memberikan energi baik kepada diriku.

Setelah naik sampan kita putuskan untuk berkeliling dengan berjalan kaki sekalian mencari spot-spot foto yang cantik.
Sebenarnya di sini banyak sekali wahana yang tersedia selain little zoo dan naik sampan, ada we playground, we slide, water Coaster, Path of Water, Bumper Boat,Go Kart, dan E-Bike.
Rekomendasi destinasi wisata yang wajib kalian kunjungi, di satu tempat sudah ada beberapa wahana yang cocok untuk kalangan usia. Tidak perlu khawatir juga kalau kelaparan, karena ada berbagai resto di sini dengan menu makanannya yang variatif dan enak-enak.
Sudah lelah seharian berkeliling, tapi rasa lelah ini terbayarkan dengan keindahan, suasana adem dan asri di Dusun Bambu ini. Aku sudah kesini. Jadi, kamu kapan?



Biodata: Andini Zeni Fristiantry, mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Sistem Informasi serta Relawan Rumah Dunia. Bercita- cita menjadi seorang Dosen. Mencoba menguak arti hidup ini dengan melakukan banyak hal yang apa saja bisa lakukan dan ridho Allah SWT lah yang memberikan ijin atas hidup dunia ini.
Menjadi orang yang beruntung dunia akhirat adalah impiannya, berguna bagi masyarakat adalah harapannya, dan beribadah adalah tujuan hidupnya.

Traveling: Tayang setiap hari Jumat. Kamu punya cerita traveling? Tidak selalu harus keluar negeri, boleh juga city tour di kota sendiri atau kota lain masih di Indonesia. Antara 1000-1500 kata. Jangan lupa transportasi ke lokasi, kulinernya, penginapannya, biayanya tulis, ya. Traveling diluar negeri juga oke. Fotonya 5-7 buah bagus tuh. Ada honorarium Rp100.000. Kirim ke email gongtravelling@gmail.com dan golagongkreatif@gmail.com dengan subjek: traveling.


