Oleh: Adam Choili – Relawan Rumah Dunia
Kota Serang — Rumah Dunia memperingati Hari Puisi Nasional dengan menggelar diskusi dan peluncuran buku antologi puisi karya para penyair Banten di Auditorium Rumah Dunia, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB itu dibuka dengan sambutan Presiden Rumah Dunia, Rudi Rustiadi. Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para penyair dan penulis yang telah datang dari berbagai daerah di Provinsi Banten untuk turut merayakan Hari Puisi Nasional di Rumah Dunia.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai proses kreatif para penyair. Para peserta berbagi pengalaman tentang teknik menulis yang mereka gunakan serta keresahan yang melatarbelakangi karya-karya mereka.
Memasuki sesi utama, penyair Rahmat Heldy HS hadir sebagai narasumber. Ia membagikan empat teknik yang kerap digunakannya dalam menulis puisi, yaitu teknik copy the master, teknik sumbang kata, menulis puisi secara langsung berdasarkan objek yang diamati, serta teknik menyandingkan dua hal yang berbeda.
Rahmat juga mengajak peserta untuk tidak hanya memahami teori, tetapi langsung mempraktikkan teknik-teknik tersebut dalam proses berkarya.

“Silakan buat teman-teman, tadi ada beberapa metode, ada empat. Aplikasikan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Rahmat Heldy HS berpesan kepada para peserta agar terus berlatih dan tidak berhenti berkarya. Menurutnya, puisi yang baik lahir dari proses belajar, ketekunan, dan keberanian untuk terus mencoba menghasilkan karya terbaik.


