Kamis 2 November 2022. Kami tidur cukup nyenyak juga. Sekitar pukul 08.00 WIB, kami menuju gedung perpustakaan Kendal. Aku cukup kagum ketika melihat kantor perpustakaannya. Wow! Megah. Pembangunannya menggunakan Dana Alokasi Khusus dari Perpusnas sebesar Rp. 10 milyar dan Rp. 6 milyar dari APBD. Kegiatan regulernya berlangsung kontinu dan konsisten.

Wahyu Yusuf Akhmadi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kendal mengaku senang bisa berkolaborasi dengan aku sebagai Duta Baca Indonesia. Ia berharap para peserta yang hadir lebih luas lagi.

“Tadinya Mas Gong hanya mampir dan silaturahmi saja. Saya berpikir lain. Ini kesempatan untuk membagikan semangat Mas Gong kepada anak muda di Kendal. Memang mendadak. Tapi bagi saya mudah. Sebelumnya saya Kadis Pendidikan. Jadi tinggal telepon Kepala Sekolah untuk mengirimkan siswanya,” Wahyu Yusuf Akhmadi, menjelaskan dengan semangat.


Alhamdulillah, aula gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kendal yang luas dipenuhi 126 orang dari 6 sekolah, guru, dan pegiat literasi. Aku tentu saja bersemangat. Sekitar 3 jam, kami bersenang-senang. Aku membaca puisi. Juga beberapa peserta.

Budayawan Kendal, Paox Iben yang mengelola Ndalem Wongsorogo menyambut gembira kegiatan ini. “Saya termasuk pembaca Balada Si Roy karya Gol A Gong. Semoga spirit Mas Gong menular kepada kalian,” Iben menjelaskan. “Nanti malam datang ke Ndalem Wongsorogo. Ada diskusi literasi sambil baca puisi,” undang Iben kepada para peserta diskusi.


