Danny meminggirkan mobil ke kanan. Stop. “Kita melihat padang savana dulu, ya. Bagus untuk foto-foto,” kata Danny.

Saya dan Rudi setuju. Kami perlu menghirup udara segar. Ketika keluar dari mobil, kepala kami agak ringan. Sebetulnya saat Safari Literasi menyusuri NTB dan NTT sepanjang Februari-April 2022, jalanannya lebih “gila” dari jalanan Pulau Sumba.

Saya membaca sebuah plang. Tempat wisata ini bernama “Lai Uhuk Wairinding”. Biaya masuknya Rp. 5000/orang. Ada puluhan anak tangga untuk mencapai bukit. Supaya tidak pegal, ada dua pemberhentian dengan gazebo untuk beristirahat.


