Sarapan Kata 38: Telentang Sama Makan Abu, Tertelungkup Sama Makan Tanah

Peribahasa “Telentang sama makan abu, tertelungkup sama makan tanah” menggambarkan sikap kebersamaan yang sangat erat, baik dalam keadaan suka maupun duka. Artinya, dua pihak atau lebih akan selalu bersama dalam menghadapi situasi apa pun, baik yang menyenangkan maupun yang sulit.

Peribahasa ini biasanya digunakan untuk menunjukkan solidaritas, persahabatan, atau persaudaraan yang kuat, di mana pihak-pihak tersebut tidak akan meninggalkan satu sama lain, apa pun yang terjadi.

Tim GoKreaf/AI

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==