Kumparan.com mengutip laman Perpustakaan Nasional RI, tujuan utama dicetuskannya hari spesial ini tidak lain untuk memberikan tujuan positif bagi gerakan aktivis intelektual di Indonesia, terutama dalam menyebarkan budaya membaca pada generasi muda. Ini juga menjadi langkah utama pemerintah dalam menciptakan peradaban bangsa.

Sebenarnya, semangat membaca bangsa ini sudah ada sejak masa pemerintahan Soekarno. Namun semangat tersebut kian meredup seiring dengan globalisasi yang mulai merusak tatanan hidup masyakat Indonesia.

Foto InfoBlitar.com

Disebutkan dalam Majalah Himpunan Perpustakaan Chusus Indonesia (HPCI) oleh Mastini Harjo Prakoso, Indonesia pernah menjadi negara yang produktif dalam menerbitkan berbagai judul buku. Ini berkaitan dengan semangat Presiden Soekarno yang dikenal gemar membaca saat itu.

Semasa hidupnya, Soekarno selalu mendukung penuh penyebaran budaya membaca masyarakat Indonesia. Pemberantasan buta huruf menjadi prioritas utama baginya. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==