Saya berinteraksi bersama para siswa. Ini adalah Gerakan Literasi Sekolah yang jadi bagian dari Gerakan Literasi Nasional. Biasannya lokasinya di lapangan sekolah. Setelah mereka melakukan upacara, saya berinteraksi dengan mereka.




Saya berkampanye tentang literasi baca dan tulis. Jargon “Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat” jadi andalan. Tentu untuk memeriahkan acara, saya memberi hadiah buku dan majalah bagi para siswa yang aktif menjawab pertanyaan saya. Biasanya saya mengacungkan buku atau majalah, “Siapa yang mau buku atau majalah?”

Kemudian beberapa pelajar berlari ke depan. Mereka antusias ingin mendapatkan buku. Tentu pertanyaannya tentang pengetahuan umum saja. Misalnya, “Pertanyaan saya, bagaimana cara Nabi Yusuf alaihi salam terbebas dari tuduhan pelecehan seksual?”


Mereka siap dan berebut menjawab. Saya memberikan kesempatan menjawab pertanyaan itu asalkan mereka bisa menyebutkan pasword yang saya tanyakan. “Paswordnya. Jawab, ya. Sebutkan nama ibukota Provinsi Papua Selatan?” Begitulah paswordnya, tentang pengetahuan umum juga.

Kebanyakan mereka tidak tahu walaupun kemudian ada yang tahu karena diberitahu oleh guru atau temannya yang mengecek jawaban lewat Google. Tapi di sesi berikutnya, jika pasword yang saya tanyakan adalah, “Sebutkan 5 group band K-Pop?”



Mereka akan dengan sigap berebut menjawab. Begitulah gen Z. Kita harus beradaptasi dengan mereka. Tidak apa-apa. Pengetahuan umum memang perlu, tapi tentu soft skill atau keterampilan khusus yang sangat penting harus mereka miliki.

Hadiah buku di setiap kegiatan saya; mulai dari seminar, pelatihan, atau bincang literasi hingga interaksi literasi di sekolah dan kampus, harus selalu ada. Itu jadi bumbu atau gimmick segar acara. Para pesert jadi tidak bosan. Intermezo menyehatkan itu sudah saya lakukan sejak lama sebelum saya jadi Duta Baca Indonesia. Buku-bukunya bisa dari koleksi pribadi di perpustakaan rumah, beli jika ada bursa murah, sumbangan dari sesama penulis dan penerbit.







Program bagi-bagi buku ini namanya “Hibah Buku Nusantara”. Jika stoknya banyak, saya kirimkan ke Indonesia bagian timur. Titipan Kilat Kota Serang mendukung jasa pengirimannya. Nah, jika kamu punya buku berlebih dan ingin berpartisipasi, buku bekas pun tidak apa, atau buku karya kamu sendiri, kirimkan ke:
Gol A Gong
Rumah Dunia
Komplek Hegar Alam 40
Serang 42118
Banten

Terima kasih atas dukungannya kepada saya. Semoga apa yang kita lakukan ini dimudahkan Allah SWT.
Gol A Gong
Duta Baca Idonesia 2021-2025
*) Membaca Itu Sehat, Menulis Itu Hebat





