
Mengenal Duta Baca Indonesia sejak tahun 2019. Kami bertemu di Jakarta pada kegiatan Bimtek Instruktur Literasi Nasional. Ada cinderamata sebuah selendang dari NTT saya sematkan sebagai tanda dan ikatan pada satu waktu ia boleh menginjakan kakinya di Tanah Flores. Tuhan, dan semesta merestui.

Selamat datang Bang. Sosokmu sangat menginspirasi. Setelah menerima estafet dari Najwa Sihab sebagai Duta Baca Indonesia, banyak giat kreatif literasi yang dilakukan menginspirasi bangsa. Dan memang publik tidak heran, sebab duniamu sejak dalam rahim ibumu, sudah mengenal literasi.


Mengenal Sosok Inspirasi Literasi Bangsa, Gol A Gong. Nama aslinya adalah Heri Hendrayana Harris. Ia pernah menulis kurang lebih 125 buku berupa puisi, cerita pendek, essay, dan skenario TV. Pada umu 11 tahun harus kehilangan tangan kirinya . Pernah bekerja sebagai wartawan di Majalah HAI dan Tabloid Pramuka (1989-1990), penulis skenario TV dan ANTEVE (1993), Indosiar (1995), senior kreatif di RCTI (1996-2008) dan asisten manejer di Banten TV.
Mendirikan Komunitas Literasi Rumah Dunia (www.koranrumahdunia.com), sebuah pusat belajar jurnalistik, sastra, film, teater, dan seni lukis bagi anak-anak, pelajar, dan mahasiswa secara gratis sejak tahun 1998 hingga sekarang di Serang Banten.

Mendaoat Anugerah “Tokoh Sastra” dari Majalah Horison dan Penerbit Balai Pustaka di perayaan “Hari Puisi Indonesia” pada 3 Juli 2013, Anugerah Peduli Pendidikan (Kemendikbud 2012), National Literacy Prize (Kemendikbud, 2010), Indonesia Berprestasi Award (XL, 2008), dan Pustaloka Nusa Jasadharma (Perpunas, 2006). Buku puisi “Air Mata Kopi” (Gramedia, 2014) masuk 10 besar “Hari Puisi Indonesia 2014”.
Kini, selain sebagai Duta Baca Indonesia, pendiri ” Rumah Dunia” ini juga mendapat peran sebagai Penasihat Forum Taman Bacaan Masyarakat Indonesia, Dewan Pembina Komunitas Penulis ” Forum Lingkar Pena”.
– Maksimus Masan Kian – Ketua PGRI lores Timur, Instruktur Literasi Nasional


