Suatu Sore di Bandar Publishing dan Sagoe TV Aceh

Saya sangat terpesona dengan buku-buku yang dipajang. Semuanya tentang Aceh dan ditulis oleh penulis Aceh. Apalagi ketika melihat buku tebal tentang biografi “Hasan Tiro: Jalan Panjang Menuju Damai Aceh” yang ditulis oleh Murizal Hamzah. Dari kemasan bukunya mengingatkan saya pada buku Che Guevara.

Tanpa saya duga, Mukhlis menghadiahkan buku itu kepada saya. Plus buku biografi yang lain, yaitu: Abu Habib Muda Seunagan – Republiken Sejati dari Aceh. Kata Mukhlis, “Jika Hasan Tirto imejnya pemberontak, Abu Habib di seberangnya, pro pemerintah RI.”

Saya diajak tour di ruangan 2 lantai itu. Di lantai 1 lobby, ruang etalase plus kantor dan produksi. Di bagian belakang ada mesin cetak Heidelberger yang terkenal itu. Sayang rusak. “Saya beli bekas seharga Rp. 250 juta,” kisah Mukhlis. Jujur, saya meratapinya. Saya tidak mampu membelinya. Sedih juga menyadari rusak.

Kemudian saya diajak ke lantai 2. “Kita podcast dulu, ya,” kata Mukhlis. Ternyata di lantai 2 ada studio Sagoe TV. Wah, saya jadi teringat ketika masih bekerja di RCTI sebagai Senior Creative, 1996-2008.

Sekitar 30 menit, Mukhlis mengajak saya berbincang-bincang tentang dunia lierasi. Menyenangkan sekali berkenalan dengan Bandar Publishing. Sore yang hangat. Sebagai Duta Baca Indonesia – Perpusnas RI periode 2021-2025, saya mengampanyekan budaya membaca dan menulis.

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==