Suaranya begitu merdu dan membuatku tidak mampu menolak tawarannya. Aku mencoba melihat lagi ke luar jendela. Ada bus malam dari arah berlawanan, membuatku bisa melihat bahwa bahwa bus berada di hutan jati.
Bus Malam

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Suaranya begitu merdu dan membuatku tidak mampu menolak tawarannya. Aku mencoba melihat lagi ke luar jendela. Ada bus malam dari arah berlawanan, membuatku bisa melihat bahwa bahwa bus berada di hutan jati.

Malam berikutnya, suara itu datang lagi. Dina mencoba berani. Ia berdiri di bawah lubang loteng sambil membawa senter dan berkata, “Kalau ini rumahku, tunjukkan kalau kau hanya mau numpang. Tapi kalau mau mengganggu, aku tak akan diam.”

Suara-suara aneh di rumah jika tengah malam; bayi menangis, suara tawa cekikikan, air keran nyala sendiri, bunyi gedebuk, dan langkah kaki yang idak ada orangnya. Itu membuatku tidak bisa tidur.

Buku ini ditulis oleh 78 akademisi dengan latar belakang berbeda dari berbagai daerah hingga menghasilkan 45 judul penelitian berkaitan sastra horor.

Cerita horor sangat dimitasi sekarang. Silakan gabung bersama Gol A Gong dan SIP Publishing