Jadi, ini peribahasa untuk menggambarkan kekecewaan yang bertumpuk-tumpuk, sakit hati yang berlapis-lapis, yang membuat seseorang terasa hancur dari dalam karena akibat dari ulah temannya sendiri.
Sarapan Kata 116: Makan Hati Berulam Jantung

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Jadi, ini peribahasa untuk menggambarkan kekecewaan yang bertumpuk-tumpuk, sakit hati yang berlapis-lapis, yang membuat seseorang terasa hancur dari dalam karena akibat dari ulah temannya sendiri.